Bagaimana cara menentukan kualitas baja cetakan?
2025-12-24 16:13Untuk menilai kualitas baja cetakan, kita perlu mempertimbangkan secara komprehensif penampilan, kekerasan, komposisi, dan struktur metalografisnya:
Pengamatan kualitas penampilan: Permukaan baja cetakan berkualitas tinggi harus halus dan rata, tanpa cacat seperti retak, lipatan, inklusi, pori-pori, atau goresan yang jelas. Warna permukaan seragam, dengan kilau metalik, dan tidak ada permukaan kasar atau bekas luka.
Periksa akurasi dimensi: Ukur ukuran baja cetakan untuk memastikan ukurannya sesuai dengan rentang toleransi standar. Penyimpangan ukuran yang kecil dan bentuk yang teratur (seperti penampang melingkar atau persegi standar) menunjukkan kualitas yang baik, sedangkan penyimpangan ukuran dapat mengindikasikan material yang tidak merata atau proses produksi yang buruk.
Pengujian sifat fisik: Evaluasi kekerasan, ketangguhan, kekuatan, dan ketahanan aus baja cetakan melalui pengujian kekerasan (seperti menggunakan alat penguji kekerasan), pengujian impak, dan pengujian tarik. Kekerasan yang sedang dan seragam, serta ketangguhan yang baik (tidak mudah patah), adalah karakteristik baja cetakan berkualitas tinggi.
Analisis komposisi kimia: Kinerja baja cetakan bergantung pada komposisi kimianya (seperti kandungan unsur-unsur seperti karbon, kromium, molibdenum, dll.). Dengan melakukan pengujian profesional atau meminta laporan komposisi, dipastikan bahwa baja tersebut memenuhi standar yang relevan. Misalnya, baja karbon tinggi biasanya memiliki kekerasan tinggi tetapi ketangguhan rendah, dan kandungan unsur paduan memengaruhi ketahanan korosi dan kekuatan termal.
Lakukan pengujian non-destruktif: Gunakan teknik seperti pengujian ultrasonik atau pengujian radiografi untuk memeriksa cacat internal seperti retak, pori-pori, segregasi, atau delaminasi, yang dapat memengaruhi masa pakai dan keandalan cetakan.
Melalui analisis metalografi: amati apakah struktur mikro seragam, dan apakah butiran baja cetakan berkualitas tinggi berukuran kecil dan terdistribusi merata. Jika susunannya kasar atau tidak merata, hal itu menunjukkan bahwa mungkin ada masalah dengan kualitas material.
Evaluasi proses produksi dan sumbernya: Pahami reputasi dan proses produksi pabrikan. Baja cetakan yang diproduksi oleh pabrikan terpercaya biasanya memiliki kualitas yang lebih stabil dan harus menyediakan sertifikat pabrik, sertifikat jaminan mutu, dan dokumen lainnya.
Perhatikan ketahanan korosi dan kinerja perlakuan panas: Untuk aplikasi spesifik (seperti cetakan plastik), pengujian ketahanan korosi (seperti pengujian semprotan garam) sangat penting; Baja cetakan kerja panas juga perlu diperiksa stabilitas kinerjanya pada suhu tinggi.