- Rumah
- >
- produk
- >
- Baja Perkakas 1.2080
- >
Baja Perkakas 1.2080
Baja 1.2080 memiliki ketahanan aus yang tinggi dan masa pakai yang lama, serta cocok untuk berbagai cetakan penempaan dingin, pisau pemotong dingin, pelat pengambil ulir, dan cetakan perkakas kompleks dan yang mungkin mengalami deformasi lainnya.
- fucheng steel
- Cina
- 1 Bulan
- 2000 Ton/Bulan
- informasi
- Video
- Download
1.2080 BAJA PERKAKAS / x210 baja cr12
| Metode Peleburan dan Pembuatan: | LF+VD+Tempa |
| Kondisi Pengiriman: | Dianil |
| Kekerasan pengiriman: | ≤255 HBS |
| Standar Tes UT: | Sep 1921-84 Kelas 3 D/d, E/e |



1.2080 PERBANDINGAN KELAS BAJA DAN PERBANDINGAN KOMPOSISI KIMIA
| Standar/Kelas Baja | Komposisi Kimia (%) | ||||
| C | Dan | M N | Cr | ||
| Nomor DIN/W. | X153CrMo12/1.2080 | 1.9~2.20 | 0,10~0,40 | 0,15~0,45 | 11.0~12.0 |
| ASTM | D3 | 2.0~2.35 | 0,10~0,60 | 0,20~0,60 | 11.0~13.5 |
| DIA | SKD1 | 1.9~2.20 | 0,10~0,60 | 0,20~0,60 | 11.0~13.0 |
APLIKASI
Baja 1.2080 adalah baja cetakan kerja dingin dengan kandungan karbon dan kromium tinggi yang memiliki ketahanan aus tinggi dan masa pakai yang lama. Baja 1.2080 cocok untuk berbagai cetakan penekan dingin, cetakan pemotong, cetakan ekstrusi dingin, cetakan penggulungan dingin, cetakan penarikan kawat, pelat penggulungan kawat, gunting pemotong dingin, mata pisau pertukangan kayu, selongsong bor, kerucut peregang, alat ukur presisi, dan cetakan perkakas kompleks dan berpotensi mudah berubah bentuk lainnya.
Proses Perlakuan Panas Baja Cetakan Kerja Dingin 1.2080
Baja 1.2080 terutama digunakan untuk proses seperti penempaan, peregangan, pembengkokan, ekstrusi dingin, pembentukan kepala dingin, penggulungan kawat, dan pembengkokan material logam atau non-logam. Oleh karena itu, cetakan harus memiliki kekuatan tinggi, ketahanan aus yang tinggi, dan ketangguhan yang cukup untuk memastikan masa pakainya. Baja 1.2080 banyak digunakan sebagai cetakan pengerjaan dingin universal dalam produksi massal, dan biasanya ada dua metode perlakuan panas: metode pengerasan primer (pendinginan rendah + pemulihan rendah) dan metode pengerasan sekunder (pendinginan tinggi + pemulihan tinggi).
Suhu pendinginan metode pendinginan satu kali adalah 1020~1040 derajat, dan suhu temper dapat dipilih sesuai dengan persyaratan cetakan baja 1.2080. Secara umum, cetakan stamping dingin yang membutuhkan kekerasan dan ketahanan aus tinggi dapat di-temper pada suhu rendah 160-180 derajat, dan kekerasan setelah temper dapat mencapai HRC60 atau lebih. Untuk cetakan stamping yang membutuhkan kekerasan tinggi dan ketangguhan tertentu dari baja 1.2080, temper pada suhu 250-270 derajat dapat digunakan, dan kekerasan setelah temper dapat mencapai HRC58-60. Untuk cetakan yang dapat menahan ketangguhan benturan tinggi, temper suhu tinggi pada 520 derajat dapat digunakan, dan kekerasan setelah temper adalah HRC55-57.
Suhu pendinginan untuk metode pengerasan sekunder baja 1.2080 adalah 1080-1120 derajat. Karena adanya sejumlah besar austenit sisa dalam baja yang didinginkan, kekerasannya relatif rendah (HRC42-45). Melalui beberapa kali (3-5 kali) temper suhu tinggi, austenit sisa berubah menjadi martensit, yang menyebabkan pengerasan sekunder. Kekerasan baja 1.2080 dapat ditingkatkan hingga HRC59-64, terutama cocok untuk bagian cetakan yang membutuhkan kekerasan merah. Kekurangannya adalah ketahanan benturan yang buruk, yang memengaruhi masa pakai kepala punch ganda, sehingga tidak cocok untuk cetakan pengerjaan dingin.
Baja 1.2080 menggunakan temper suhu rendah dalam metode pengerasan tunggal. Meskipun kekerasannya dapat mencapai HRC60 atau lebih tinggi, suhu tempernya relatif rendah, dan pelepasan tegangan setelah pendinginan tidak mencukupi. Selain itu, dalam pemrosesan selanjutnya baja 1.2080, kekerasan permukaan benda kerja mudah berkurang karena panas penggerindaan, yang memengaruhi masa pakainya.
Oleh karena itu, baja 1.2080 mengadopsi metode pendinginan suhu menengah + penemperan suhu tinggi, yaitu pendinginan sekitar 1050 derajat Celcius, dan kekerasan setelah pendinginan adalah HRC63. Kemudian dilakukan penemperan suhu tinggi dalam kisaran suhu 500 hingga 520 ℃. Karena kekerasan setelah pengerasan dan penemperan sekunder dapat mencapai HRC60 atau lebih tinggi, suhu pendinginan yang digunakan dalam proses ini lebih rendah daripada metode pengerasan sekunder. Setelah perlakuan panas, baja 1.2080 memiliki kekuatan yang lebih tinggi dan ketangguhan tertentu. Selain itu, karena pelepasan tegangan yang cukup setelah penemperan suhu tinggi, baja ini tidak mudah retak dalam proses pemotongan kawat selanjutnya, dan tidak mudah mengalami anil selama penggerindaan. Permukaannya dapat dilapisi dengan titanium, yang telah diterapkan dalam produksi sampai batas tertentu.




